Events Calendar

Research Presentations
Our Jakarta office will host seminars, symposia, conferences, and research presentations for visiting U.S. researchers and Indonesian academics alike on the topic of “Contemporary Indonesian Studies,” broadly defined.

Month Week Day
December 2014
Mon Tues Wed Thur Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4

 

Five Previous Events:

  • Intervensi Psikologi Untuk Anak dan Remaja Penyintas - September 26, 2014,

    Latar Belakang

    Peran psikologi dalam penanganan bencana mempunyai posisi yang penting dan strategis. Bukan hanya pada saat krisis, tetapi juga pada saat pemulihan dan konstruksi kembali. Psychological First Aid (PFA) dan psikologi krisis menjadi salah satu model intervensi yang biasa digunakan untuk melakukan intervensi kepada para penyintas. PFA menaruh perhatian yang tinggi akan adanya kelompok rentan, misalnya saja anak-remaja, perempuan, lansia, dll, karena tentunya diperlukan pendekatan yang berbeda pada kelompok rentan tersebut. Kelompok anak dan remaja mempunyai gejala dan manifestasi yang berbeda dengan kelompok dewasa ketika mengalami stress, depresi atau mengalami depresi paska trauma saat menjadi korban bencana. Untuk itu ada sejumlah asesmen yang bisa digunakan untuk menilai kondisi anak dan remaja tersebut, misalnya saja menggunakan skala SDQ ataupun menggunakan pendekatan bio-psiko-sosial asesmen. Melalui kuliah ini akan diberikan pengenalan tentang asesmen untuk anak dan remaja serta pengenalan model PFA kepada mahasiswa. Learning outcome yang ingin di capai adalah mahasiswa mampu memahami konsep PFA dan pendekatanan intervensi pada anak-dan remaja penyintas, serta mampu menggunakan kemampuan asesmen dasar pada PFA.
    Narasumber
    Ariana Marastuti, MSW adalah alumnus Washington University in St. Louis, dan kini menjadi dosen pada Fakultas Psikologi UGM.

    Waktu dan Tempat

    Kuliah Umum ini akan dilaksanakan pada:
    Hari : Jumat, 26 September 2014
    Waktu : 09.30 – 11.30 WIB
    Place Tempat : Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora
    UIN Sunan Kalijaga

     

    Map to Intervensi Psikologi Untuk Anak dan Remaja Penyintas
  • The Reception of the Qur’an in Indonesia: A Case Study of the Place of the Qur’an in a Non-Arabic Speaking Community - September 30, 2014,

    Background

    This presentation addresses two main issues: how Indonesians, in the case of the Banjars, the primary inhabitant of Banjarmasin, the Capital of South Borneo, as non-Arabic speaking Muslims perceive the Arabic Qur’an and how they appropriate the Qur’an for themselves in both their local contexts and its universal meaning. In both questions it identifies strategies of local community in claiming a universal value of the scripture (the Qur’an) as well as keeping their local identity. These strategies provide explanations of modes of reception of the Qur’an in various aspects of their life. Using a phenomenological approach, this study finds that Muslims as a community of faith perceives the Qur’an as a written as well as recited text, which each form of it has different but related structures to be received. As the implied readers of the Qur’an, Muslims receive perspectives from those structures, while entertain their own perspectives responding the text in “structured act”.

    Speaker :
    Ahmad Rafiq has finished his Ph.D. Program in Temple University, USA. He now becomes the Chair of Laboratorium Religi dan Budaya Lokal (LABeL) UIN Sunan Kalijaga.

    Venue and Date :

    This session will be held on:
    Date : Tuesday, 30 September 2014
    Time : 13.00 – 15.00 WIB
    Place : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

     

    Map to Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
  • The Water Monitor Lizard (Varanus salvator) in Banten, Indonesia : Behavior and Human Perspectives in Human-Developed Areas - October 7, 2014,

    The Water Monitor Lizard (Varanus salvator) in Banten, Indonesia : Behavior and Human Perspectives in Human-Developed Areas

    In Indonesia, deforestation and conversion of land for human development increases the potential for human and wildlife ranges to overlap, in turn creating greater possibility for humananimal
    Conflict. When natural habitat is lost, generalist species may begin to frequent areas of human presence, competing with humans for resources. One such species, the water monitor lizard, Varanus salvator, is considered common throughout its range in SE Asia, and has demonstrated ecological flexibility, often adapting to human-disturbed areas. This large (2 m total length) species may become habituated to humans, entering human-developed areas to hunt for food. As the outcomes of human-wildlife encounters are determined not only by the behavior of wildlife in areas of human inhabitation, but also by the attitudes and beliefs of the individuals whose lives are affected, greater understanding of local experiences and community-level concerns in areas where V. salvator and humans coexist can serve to identify priorities and to inform future conflict mitigation and conservation efforts. Although research has addressed V. salvator ecology and behavior, there has been little focus on the human dimensions of V. salvator presence in areas of human activity.

    By : Linda T. Uyeda, PhD Candidate, University of Washington.

    Place : Primate Research Center , IPB, Jl. Lodaya II No. 5, Bogor

    Day/Date: Tuesday/7 October 2014

    Time: 14:00-15:00

     

    Map to Primate Research Center , IPB,
  • PELATIHAN RISET KAJIAN INDONESIA “PERENCANAAN RISET INTERDISIPLINER DAN MULTIDISIPLINER DALAM BIDANG KAJIAN INDONESIA” - ,

    Sumber daya manusia bidang pendidikan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) pada tujuh departemen yang ada, telah aktif mengadakan tridarma perguruan tinggi, termasuk riset. Pelaksanaan riset monodisiplin di bidang kajian Indonesia telah banyak dilakukan para pengajar FIB UI dalam bidang masing-masing (arkeologi, filsafat, sejarah, susastra, linguistik, perpustakaan dan informasi, serta kewilayahan). Di pihak lain, riset interdisipliner dan multidispliner di bidang kajian Indonesia masih perlu dikembangkan di FIB UI. Tuntutan pengembangan riset interdisipliner dan multidisipliner di bidang kajian Indonesia yang hasilnya menjadi landasan pemberian masukan bagi kalangan pemerintah, swasta, dan masyarakat, perlu ditanggapi dan dilaksanakan.
    Riset interdisipliner dan multidisipliner memerlukan perencanaan yang tidak mudah, mulai dari merumuskan masalah yang berkenaan dengan lebih dari satu bidang, menghimpun tenaga riset lintas bidang, menyusun proposal, dan melaksanakan riset itu sendiri. Diperlukan pula informasi tentang hibah-hibah riset interdisipliner dan multidisipliner sehingga para calon peneliti dapat mengajukan proposal pada hibah yang tepat. Oleh karena itu, Pelatihan Riset Kajian Indonesia bertemakan “Perencanaan Riset Interdisipliner dan Multidisipliner dalam Bidang Kajian Indonesia” dipandang perlu untuk dilakukan bagi sivitas akademika FIB UI.

    Map to di Auditorium Gedung 1 Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Univ
  • INDONESIA – UNITED STATES RELATIONS: OPPORTUNITIES AND CHALLENGES UNDER JOKOWI ADMINISTRATION - October 14, 2014,

    Indonesia – United States relations are bilateral relations between Indonesia and the United States. Relations between the two nations are generally strong and close. Since President Obamas inauguration, Washington and Jakarta have been negotiating a Comprehensive Partnership Agreement (CPA) that signals a new era of bilateral cooperation. As a result, CPA has been signed by Presidents Obama and Yudhoyono as a long-term commitment by Presidents Obama and Yudhoyono to broaden, deepen and elevate bilateral relations between the United States and Indonesia. It recognizes the global significance of enhanced cooperation between the world’s second and third largest democracies, the tremendous possibilities for economic and development cooperation, and the importance of fostering exchanges and mutual understanding between two of the world’s most diverse nations.
    There are some significant progress since work began on the Partnership in mid-2009. Together two governments launched a Peace Corps program that will promote understanding between the Indonesian and American people. The two governments signed agreements for Science and Technology Cooperation and the Overseas Private Investment Corporation, which will underpin deepened engagement by two countries in two of the most dynamic sectors of relationship. The U.S. Department of Defense and the Indonesian Ministry of Defense signed a Framework Arrangement on Cooperative Activities in the Field of Defense that will enhance the quality of security cooperation. Additionally, the two Presidents also agreed to initiate major initiatives advancing Higher Education and confronting Climate Change.
    Besides some significant progress, there are several challenges that could prevent the relationship from realizing its full potential after the CPA is signed. Washington’s attention to Southeast Asia and Indonesia has been inconsistent in past years and sustaining focus will be a continuing challenge. Jakarta will need to overcome long-standing suspicions of foreign engagement, as well as several internal structural problems, to be an effective regional power and meaningful partner of the United States.
    After the Constitutional Court upholds the Indonesian Election Commission's (KPU) Decision declaring Jokowi as the next president, it is important for scholars and students to learn how Jokowi Administration will develop Indonesia – Unites States Relations. This learning will give better understanding on how to increase stronger and closer relations between Indonesia and United States in the future.

    AIFIS in cooperation with Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M), and Department of International Relations, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) will conduct the public lecture on:
    Date : Tuesday, 14 October 2014
    Time : 09.00 – 11.30 WIB
    Venue : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
    Jl. Lingkar Selatan, Bantul, Yogyakarta

    Speakers:

    1. Dr. Nur Azizah (The Chair of Department of International Relations, UMY)
    2. Mr. Mark Clark (Political Counselor, Embassy of The United States)
    Moderator: Ali Muhammad, Ph.D. (Researcher of LP3M UMY)

    Map to Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
  • Dari NTT, Banyuwangi sampai ke Amerika: Tentang Kebahagiaan Orang Atoni Pah Meto, Orang Oseng dan Orang Amerika - October 14, 2014,

    Saat ini entitas komunitas-etnik telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia dengan migrasi yang mereka lakukan. Persebaran inilah yang berpengaruh pada konsep kebahagiaan pada masing-masing komunitas-etnik karena adanya asimilasi dan akulturasi budaya yang diperoleh di perantauan bagi pendatang dan dibawa pulang ke kampung halaman. Perubahan pada konsep sejahtera, sukses hingga kebahagiaan ini sangat menarik untuk dikaji. Selain itu, adanya dan mulai dibumikannya Gross National Happiness (GNH), yang diinspirasi oleh Bhutan, di Indonesia sebagai counter terhadap Gross National Product (GNP) yang dianggap terlalu berfokus pada perspektif economic minded. Kebahagiaan yang diindekskan memposisikan Indonesia sebagai Negara rangking ke 14 dengan indeks kebahagiaannya setelah 13 negara lainnya.
    Kebahagiaan dalam perspektif suku-bangsa atau komunitas-etnik ini diangkat sebagai upaya secara akademik untuk merespon realitas sosial yang terjadi di Indonesia. Pertanyaan menarik untuk dikaji terkait dengan kebahagiaan dalam perspektif komunitas-etnik di Indonesia, diantaranya, yaitu: pertama, bagaimana konsep bahagia menurut komunitas-etnik di Indonesia? Kedua, apa ukuran kebahagiaan tersebut dan bagaimana korelasinya dengan kesejahteraan ekonomi? Ketiga, nilai apa sajakah yang mengkonstruksi kebahagiaan tersebut dan dimana posisi nilai keagamaan dalam hal tersebut? Keempat, bagaimana kontribusi epistemologi kebahagiaan ini terhadap terciptanya perdamaian di masing-masing komunitas-etnik khususnya dan Indonesia pada umumnya?

    Nara Sumber :

    1. Asma Luthfie, M.Hum (Universitas Negeri Semarang) “Orang Atoni Pah Meto di Mollo Utara, Nusa Tenggara Timur”
    2. Dadang Aji Permana (Universitas Bakti Indonesia Banyuwangi) “Orang Oseng di Aliyan dan Alas Malang, Banyuwangi, Jawa Timur”
    3. Rr. Siti Kurnia Widyastuti, M.A. (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta) “Pro-Kontra antara Tradisi dan Agama dalam Perayaan Halloween”

    Waktu dan Tempat :

    Diskusi ini akan dilaksanakan pada:
    Hari : Selasa, 14 Oktober 2014
    Waktu : 10.30 – 13.30 WIB
    Pla Tempat : Smart Room Lt. 2
    Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    Map to Smart Room Lt. 2

Five Upcoming Events:

  • Diskusi Serial Tokoh Pluralis Indonesia #5 “Menelusuri Jejak Pemikiran Pluralisme Nur Cholish Madjid” - December 19, 2014,

    LATAR BELAKANG

    Nurcholis Madjid, yang lebih populer dipanggil Cak Nur, lahir pada tanggal 17 Maret 1939 di lingkungan keluarga kyai yang terhormat di Jombang, Jawa Timur. Setelah mengenyam pendidikan di pesantren, ia melanjutkan pendidikan di IAIN Jakarta, lalu menyelesaikan program doktor di Universitas Chicago, Amerika Serikat. Pemikiran Cak Nur tentang pluralisme menjadikannya sebagai salah satu pemikir muslim terdepan di Indonesia. Gagasan Cak Nur dinilai sebagai sumber pluralisme dan keterbukaan mengenai ajaran Islam. Pemikiran yang paling kontroversialnya adalah ketika ia menyatakan “Islam Yes, Partai Islam No.” Pemikiran ini tidak bisa diterima oleh semua kalangan muslim yang pada waktu bersamaan sedang berjuang mendirikan partai-partai berlabel Islam.

    PEMBICARA

    Samsul Maarif, Ph.D. adalah alumnus Arizona State University. Kini menjadi dosen Program Master pada Center for Religious and Cross-Cultural Studies (CRCS) UGM.
    WAKTU DAN TEMPAT

    Diskusi Serial Tokoh Pluralis Indonesia #5 ini akan dilaksanakan pada:
    Hari : Jumat, 19 Desember 2014
    Waktu : 13.30 – 15.30 WIB
    Pla Tempat : Tekno Klas, Lantai 1, Fakultas Syariah dan Hukum,
    UIN Sunan Kalijaga

    INFORMASI LANJUT

    Faishol Adib
    Email: faisholadib@gmail.com Mobile: 0815 799 2089
    AIFIS Yogyakarta Office
    Pusat Studi Sosial Asia Tenggara (PSSAT), Gedung PAU UGM Sayap Timur Lantai 1
    Jl. Teknika Utara, Barek, Yogyakarta 55281

    Map to Tekno Klas, Lantai 1
Bookmark and Share